| Tampilan Kanal Youtube Indonesiana.TV |
Peluncuran Kanal Indonesiana.TV oleh Direktorat Jenderal
Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
(Kemendikbudristek) diberi apresiasi oleh sejumlah seniman Indonesia.
Kanal Indonesiana.TV ini pertama kali diluncurkan oleh Menteri
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia, Nadiem Makariem pada
Jumat (03/09) lalu. Kanal ini digunakan sebagai wadah ekpresi seni budaya bagi
ekosistem budaya, juga berperan sebagai alternatif hiburan masyarakat pada
perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di rumah.
Apresiasi ini disampaikan oleh Sutradara, Penulis Naskah, dan
Produser Garin Nugroho yang mengatakan kanal ini dapat menjadi ruang keluarga
diggital untuk menghabiskan waktu bersama. Melalui kanal ini, Garin menyebutkan
warisan budaya hidup dalam ekosistem baru dengan teknologi baru yang terus
berkembang.
“Tayangan di Kanal Indonesiana selama pandemi luar biasa.
Kemendikbudristek selalu bekerja membangun dan memberdayakan
komunitas-komunitas, takni komunitas media baru dan seni yang berbasis warisan
budaya. Mungkin kita melihat Kanal Indonesia sebagai fenomena hari ini, tapi di
masa datang, Kanal Indonesia akan menjadi perpustakaan besar yang nilainya amat
tinggi,” jelas Garin saat Silaturahim Merdeka Belajar: Bahagia di Rumah dengan
Tayangan Seni Budaya Indonesia, Kamis (23/12).
Berikutnya, pegiat musik dan budaya serta Pelaksana Forum
Manajemen Training Indonesia (FMTI) Danau Toba, Ojax Manalu, mengapresiasi
keterlibatan Kemendikbudristek dalam merespon komunitas-komunitas di daerah.
“Ketika ruang sangat terbuka untuk komunitas lokal berkontribusi,
itu adalah salah satu peluang besar. Kita ingin membangun ekosistem budaya, dan
saya melihat keterlibatan aktif komunitas yang ada di daerah menunjang dan
memperhatikan potensi-potensinya agar ekosistem bisa secara masif bertumbuh dan
berpusat si titik-titik kebudayaan tersebut,” ucap Ojax di acara yang sama
dengan Garin.
Ojak menilai program-program Kemendikbudristek sangat memicu dan
memperkuat komunitas untuk bisa melakukan akselerasi dan memperkuat diri dengan
pengetahuan-pengetahuan tentang nilai dari kebudayaan itu sendiri. Ojax
berharap program ini bisa masuk ke komunitas lebih masif agar bisa mendukung
komunitas untuk berkembang serta mendorong dan memperkuat SDM di komunitas
lokal.
Ojax menegaskan Kanal Indonesiana mendukung proses edukasi dan
transfer pengetahuan bagi sumber daya manusia sektor kebudayaan. “Sumber daya
manusia di komunitas kebudayaan itu belum merata. Jadi Kanal Indonesiana sangat
baik mendorong munculnya peluang proses pendidikan, terutama kepada ruang-ruang
yang lebih kecil, seperti di daerah-daerah terpencil,” jelasnya.
Ojax pun mengatakan Kanal Indonesiana ini dapat memberikan akses
untuk melakukan publikasi kebudayaan sekaligus memperkuat SDM sehingga memiliki
jalurnya sendiri. Ojax ingin program penguatan budaya ini disosialisasikan
secara intens ke daerah-daerah.
Komentar
Posting Komentar