Pengangguran di Kota Bogor Meningkat Hingga 12,6 persen, Bima Inginkan Kolaborasi Atasi Pengangguran
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan pandemi Covid-19 menyebabkan sekitar 175.000 orang di Kota Bogor kehilangan pekerjaannya. Jumlah ini menyebabkan angka pengangguran di Kota Bogor meningkat hingga 12,6 persen.
Hal ini disampaikan langsung oleh Bima saat melantik sebanyak
130 pejabat strukturan Eselon III dan IV, di kantor Dinas Tenaga Kerja Kota
Bogor, Kamis (11/11/2021).
Menurut Bima, peningkatan angka pengangguran ini
diakibatkan oleh pandemi yang menyerang hampir seluruh sektor. Mata pencaharian
berkurang, bahkan hilang karena pandemi yang melanda hampir dua tahun ini.
“Tidak bisa hanya mengandalkan Disnaker saja. Harus
ada kolaborasi dari semuanya. Makanya saya mengingatkan semua harus
berkolaborasi, jangan hanya mengandalkan APBD,” ucap Bima, Kamis (11/11/2021).
Bima menekan pentingnya kolaborasi pemerintah dengan
berbagai pihak dalam upaya penyediaan lapangan kerja. Dengan zero APBD, Bima
ingin jajarannya bisa melakukan pembuktian dengan menciptakan ribuan tenaga
kerja. Kuncinya, kolaborasi dan kreasi mengajak komunitas, UMKM, swasta serta
kampus.
“Semua kolaborasi. Kita bidik sektor yang strategis.
Insya Allah kita fokus ke sini. Dan Desember juga nanti akan ada penyesuaian
lagi, akan ada rotasi mutasi, ada pelantikan lagi akhir tahun,” pungkasnya.
Komentar
Posting Komentar