Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SMP Al-Azhar pada pekan kedua berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti. Sekolah yang terletak di Sindang Barang, Kec. Bogor Barat, Kota Bogor ini baru mulai melaksanakan PTM per 25 Oktober 2021 lalu.
Dengan kapasitas 50 persen, pembelajaran tatap muka di
SMP Al-Azhar Kota Bogor ini berdurasi selama tiga jam. Hanya memiliki satu sif
gelombang belajar, kegiatan pembelajaran dimulai pukul 7.30 – 10.45 WIB dengan waktu
istirahat selama 15 menit.
Melaksanakan pembelajaran tatap muka kembali setelah lebih
dari satu tahun melakukan daring, Bagian Kurikulum SMP Al-Azhar Poppy Novia
mengatakan pihak sekolah tidak mengalami kendala yang berarti dalam
pelaksanaannya. Adapun kesulitan yang dirasakan, yaitu oleh sebagian guru yang
juga harus mengajar daring dan luring.
“Sejauh ini, belum ada (kendala). Tapi mungkin (kesulitannya)
guru jadi kerja dua kali karena harus ngajar di kelas dan harus meng-handle
yang daring juga,” ucap Poppy saat ditemui di SMP Al-Azhar, pada Rabu
(03/11/2021).
Poppy mengatakan kegiatan PTM di SMP Al-Azhar
mendapatkan respon yang baik dari para siswa atau pun orang tua wali murid itu
sendiri. “Sebelum PTM itu kita ada angket yang melalui google form, isinya
orang tua mengizinkan atau tidak anaknya ikut PTM. Kalau tidak (mengizinkan), ya, berarti anaknya daring.
Tapi Alhamdulillah di kita setuju semua (untuk PTM),” jelas Poppy.
Untuk angka vaksinasi bagi anak, Poppy menyebut sekitar
95 persen siswa SMP Al-Azhar sudah divaksinasi. Adapun siswa yang belum
divaksin adalah siswa yang umurnya belum memenuhi syarat vaksinasi. Selain itu
untuk menunjang pelaksanaan kegiatan PTM, SMP Al-Azhar juga sudah melengkapi
fasilitas protokol kesehatan sesuai standar.
“Setiap pagi kita ada pemeriksaan suhu, kalau dia
(murid) demam atau gimana kita ada ruang isolasi dulu. Jika suhu tubuhnya tidak
turun, kita akan pulangkan dan dia tidak ikut PTM. Kita ada tempat cuci tangan,
setiap kelas juga ada hand sanitizer, diruang satgas Covid-19 kita sediakan
obat-obatan untuk yang sakit, dan kita juga memiliki masker cadangan,”
tuturnya.
Poppy berpesan kepada murid-murid yang tengah
melaksanakan PTM untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, menjaga kesehatan dan
asupan makanannya, serta langsung pulang ke rumah jika pembelajaran di sekolah
sudah selesai.
Poppy pun berharap kedepannya pelaksanaan PTM ini bisa
berjalan dengan lancar dan semua siswa yang mengikuti PTM dapat terus sehat. Sehingga
pada akhirnya nanti, PTM di Kota Bogor bisa dilakukan secara penuh, 100 persen.
Komentar
Posting Komentar